BataraMedia.id – Puluhan siswa SMAN 8 Bulukumba tidak terdaftar seleksi masuk Perguruan Tinggi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024 akibat kelalaian operator sekolah, yang mengakibatkan aksi unjuk rasa siswa dan orangtua di SMAN 8 Bulukumba.
Hal ini diketahui setelah siswa melakukan Pendaftaran SNBP 2024, ternyata mereka tidak bisa mendaftar, Padahal, SNBP menjadi salah satu jalur untuk bisa melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negeri.
Menanggapi hal tersebut Kepada Batara Media.Id, Kepala UPT SMAN 8 Bulukumba yang dikonfirmasi melalui thelepon selulernya, Senin (19/02/2024) menyampaikan permohonan maaf dan mengaku akan memperbaiki kelalaian pihak sekolah dengan menindaklanjuti permintaan siswa untuk mengintensifkan pembelajaran skolastik sebagai persiapan masuk Perguruan Tinggi serta melaksanakan ujian praktik yang tidak membebani finansial orangtua siswa.
“Saya atas nama sekolah dan semua unsur pendidik dan tenaga kependidikan SMAN 8 Bulukumba memohon maaf yang sebesar besarnya kepada seluruh siswa dan orangtua siswa atas kelalaian yang murni dari pihak sekolah pada pengimputan Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang mengakibatkan kerugian pada siswa. Dan kami berjanji akan memperbaiki segala sesuatunya sehingga hal ini tidak terulang kembali, “ungkapnya.

