MAKASSAR, BataraMedia.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan mulai menerapkan pembelajaran secara daring bagi seluruh satuan pendidikan di wilayah Sulsel.
Kebijakan tersebut berlaku selama sepekan, yakni mulai 14 hingga 18 September 2026.
Penegasan pelaksanaan pembelajaran daring dituangkan dalam surat edaran yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, pada Sabtu (12/9/2026).
Penerapan pembelajaran daring dilakukan sebagai langkah antisipatif menyusul antrean panjang di sejumlah SPBU yang berpotensi mengganggu mobilitas siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan menuju satuan pendidikan.
“Pemberlakuan belajar daring berlangsung selama sepekan. Selanjutnya, akan dilakukan evaluasi dengan melihat kondisi terkini penyaluran BBM di Sulsel,” ujar Iqbal.
Disdik Sulsel juga meminta seluruh cabang dinas wilayah untuk melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembelajaran daring di masing-masing satuan pendidikan.
Menurutnya, pembelajaran daring merupakan langkah antisipatif di bidang pendidikan untuk menjaga keberlangsungan proses belajar sekaligus memastikan keselamatan siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan.
Selain itu, Disdik Sulsel meminta seluruh satuan pendidikan berkoordinasi dengan pihak penyalur Makan Bergizi Gratis (MBG) agar penyaluran makanan dapat diatur selama pelaksanaan pembelajaran daring.
“Sehingga tidak ada makanan MBG yang terbuang. MBG dapat disalurkan kembali saat pembelajaran tatap muka di sekolah,” tambahnya.
(Budi/PPID Disdik Sulsel)
