MAKASSAR, BataraMedia.id — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Mustakim, menegaskan bahwa Data Pokok Pendidikan (Dapodik) merupakan jantung dari satuan pendidikan. Karena itu, seluruh data yang diinput harus dikelola secara akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penegasan tersebut disampaikan Mustakim saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Manajemen Dapodik Versi 2026 Angkatan III, Rabu (26/8/2026), di Hotel Dalton Makassar.
Menurutnya, Dapodik memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, khususnya sebagai dasar dalam pengambilan berbagai kebijakan pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sarana dan prasarana pendidikan.
“Dapodik itu jantungnya sekolah. Karena di Dapodik semua data dikelola dan harus valid. Terutama dalam menentukan berbagai kebijakan, termasuk bantuan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Mustakim menjelaskan, dalam manajemen Dapodik Versi 2026 terdapat sejumlah pembaruan yang perlu dipahami oleh seluruh operator sekolah. Di antaranya berkaitan dengan Sekolah Nasional Integrasi, Sekolah Rakyat, serta perbaikan sistem kelas terbuka atau kelas jauh.
Ia menyebutkan, sejumlah daerah di Sulawesi Selatan telah menerapkan pola pembelajaran jarak jauh atau kelas terbuka, seperti di Kabupaten Jeneponto, Bone, dan Gowa. Dalam pelaksanaannya, proses pembelajaran lebih banyak memanfaatkan sistem daring atau online.
Lebih lanjut, Mustakim mengingatkan para operator sekolah agar segera menyelesaikan proses penginputan dan pemutakhiran data Dapodik. Pasalnya, akhir bulan ini menjadi batas waktu penting untuk penyelesaian data, termasuk data peserta didik, sarana dan prasarana, serta data pendukung lainnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Bimtek Manajemen Dapodik Versi 2026 Angkatan III, Mulyama T., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas, akurasi, dan validitas data pendidikan yang diinput ke dalam sistem Dapodik.
“Dalam kegiatan ini, penyampaian materi dilakukan melalui beberapa metode, mulai dari ceramah, diskusi, hingga bimbingan langsung oleh para narasumber,” jelas Mulyana.
Peserta Bimtek Angkatan III berasal dari sejumlah kabupaten, yakni Pangkep, Soppeng, Wajo, Sidenreng Rappang, Tana Toraja, Toraja Utara, Kepulauan Selayar, dan Enrekang.
Kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Manajemen Dapodik Versi 2026 Angkatan III ini dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 28 Agustus 2026.
(Budi/PPID Disdik Sulsel)
