PAREPARE, BATARAMEDIA.ID – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Parepare resmi memiliki nakhoda baru. Mardiah, S.Pd., M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPT SMAN 2 Parepare, dilantik sebagai pejabat eselon II oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, Jumat (30/10/2026).
Pelantikan tersebut menandai babak baru bagi kepemimpinan sektor pendidikan, kepemudaan, dan olahraga di Kota Parepare. Mardiah diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus mendorong kemajuan generasi muda dan prestasi olahraga di daerah tersebut.
Kandidat doktor Universitas Negeri Makassar (UNM) itu berhasil melewati serangkaian tahapan seleksi bersama sejumlah kandidat lainnya. Proses tersebut meliputi seleksi administrasi dan berkas, penyusunan makalah, hingga tes wawancara.
Terpilihnya Mardiah dinilai tidak terlepas dari pengalaman dan rekam jejaknya di dunia pendidikan. Sejak dipercaya menjabat sebagai kepala sekolah pada 2022, ia telah menunjukkan kiprahnya dalam mengelola satuan pendidikan. Pengalamannya sebagai Ketua PGRI Kota Parepare juga menjadi modal penting dalam membangun komunikasi dan menjalin hubungan dengan para tenaga pendidik.
Melalui peran tersebut, Mardiah memiliki kesempatan untuk memahami berbagai persoalan yang dihadapi para guru serta tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal dalam merumuskan kebijakan dan program yang lebih responsif terhadap kebutuhan sekolah maupun tenaga pendidik.
Usai pelantikan, Mardiah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan kepadanya, terutama rekan-rekan tenaga pendidik, kolega, dan insan media.
“Alhamdulillah. Terima kasih kepada rekan tenaga pendidik, kolega, dan rekan media atas dukungannya selama ini,” ujar Mardiah.
Ia juga memohon dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar dapat menjalankan amanah baru tersebut dengan baik.
“Mohon dukungannya. Semoga kami bisa membawa perubahan berarti dalam dunia pendidikan, pemuda, dan olahraga,” tandasnya.
Kepemimpinan baru ini diharapkan tidak sekadar menjadi pergantian pejabat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, organisasi profesi, dan masyarakat.
Tantangan ke depan tentu tidak ringan. Peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi guru, pemerataan layanan pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pengembangan prestasi olahraga membutuhkan program yang terarah, kerja nyata, dan evaluasi berkelanjutan.
Dengan pengalaman di lingkungan sekolah dan organisasi profesi, Mardiah diharapkan mampu menerjemahkan harapan tersebut ke dalam kebijakan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Parepare.
