Makassar, Bataramedia. Id – Dinas Pendidikan Sulsel menggelar kegiatan rapat koordinasi menuju SMK bermutu.
Kegiatan itu digelar di Gedung Guru, Sabtu (2/5/2026). Rakor SMK dibuka langsung oleh Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Mustakim.
Di dalam paparannya, Mustakim menjelaskan bahwa pihaknya sudah dua kali mendapat surat dari pemerintah pusat, terkait dengan jabatan kepala sekolah.
“Kami diminta agar masalah ini harus tuntas sampai tanggal 5 Mei 2026,” ujar Mustakim.
Saat ini sudah ada 280 kepala sekolah yang diverifikasi, termasuk jabatan dua dan tiga periode.
Salah satu tim assesment, Zulfahmia di depan peserta rakor menambahkan bahwa, pihaknya sudah diundang ke Jakarta untuk melakukan rapat koordinasi.
“Kami ditanya apa kendala selama ini, kenapa belum ada pengangkatan kepala sekolah? Dan jawaban dari tiap daerah itu bervariasi,” paparnya
Saat ini ada beberapa ketidaksesuaian data dari para kepala sekolah. Dan tugas dari dinas adalah melakukan verifikasi.
“Ada 234 nama yang masuk diverifikasi. Dari data itu banyak yang tidak sesuai. Dan kami diberikan waktu selama dua pekan untuk melakukan verifikasi ke pusat,” tambahnya.
Dalam rakor selain membahas jabatan kepala sekolah, beberapa kepala sekolah juga mempertanyakan bantuan revitalisasi.
Mulyama dari tim teknis SMK menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada sekolah, itu kewenangan dari pemerintah pusat
“Ada beberapa sekolah yang mendapatkan bantuan, padahal sebelumnya juga sudah mendapatkan bantuan. Itu karena ada intervensi dari kementerian saat meninjau dari sekolah itu,” jelas Mulyama.
Rakor SMK sendiri dihadiri oleh 165 kepala sekolah negeri dan swasta di Sulsel dan para kepala cabang dinas wilayah.
(Budi/PPID Disdik Sulsel)

