BATARANEDIA.ID, MAKASSAR – Edukasi berlalu lintas diulas secara lengkap di Gedung Guru Dinas Pendidikan Sulsel pada Kamis, 10 Oktober 2024. Pembahasan berkendara disampaikan di depan kepala sekolah terpilih dari para guru teladan dari berbagai daerah di Sulsel.
Kepala Cabang Jasa Raharja Sulsel, Iqbal Hasanuddin, menyatakan bahwa kegiatan edukasi berkendara di jalan raya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa di sekolah. “Dengan kegiatan ini, diharapkan ada nilai tambah yang diperoleh,” kata Iqbal.

Nabila, salah satu pemateri, mengungkapkan bahwa rentetan kasus kecelakaan di jalan raya didominasi oleh remaja. “Usia ini masih kurang kesadaran berlalu lintas. Mereka belum matang dalam berkendara, sehingga mudah terpengaruh dan merasa keren saat melakukan aksi berbahaya di jalan,” papar Nabila.
Ia menekankan bahwa ketidaktahuan remaja berisiko, baik untuk diri mereka sendiri maupun orang lain. “Mereka perlu diingatkan tentang bahaya kecelakaan di jalan raya,” ujarnya.
Saat ini, tambah Nabila, kecelakaan berkendara yang paling dominan melibatkan kendaraan bermotor. Jika terjadi kecelakaan, pihaknya akan menyiapkan skema bantuan asuransi, baik untuk yang sedang dirawat maupun yang meninggal dunia. Untuk korban yang meninggal, Jasa Raharja akan memberikan santunan sebesar Rp 50 juta, sementara untuk yang mengalami perawatan, akan diberikan sebesar Rp 20 juta.
(Dhiams PPID Disdik Sulsel)

