BULUKUMBA, BATARAMEDIA. ID – Di tengah suasana religius bulan suci Ramadhan, UPT SMA Negeri 4 Bulukumba sukses menyelenggarakan agenda besar tahunan yakni Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari , terhitung sejak tanggal 23 hingga 27 Februari 2026, ini dipusatkan di Aula AM Sapo Dg Pabeta, sebuah aula yang menjadi saksi bisu kesungguhan para generasi muda dalam memperdalam ilmu agama.
Mengangkat tema seragam inspiratif “Membentuk Generasi Muda Sulawesi Selatan yang Maju dan Berkarakter”, kegiatan ini dibuka secara resmi melalui sambutan virtual via Zoom Cloud Meetings oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. ,senin 23 februari 2026 , kemudian dilanjutkan pembukaan secara langsung kepala satuan Pendidikan SMAN 4 Bulukumba Suarti,SPd, Suarti memberikan apresiasi tinggi kepada Panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan besar di SMAN 4 Bulukumba yang konsisten menjaga nilai-nilai religius di tengah arus modernitas.
Pesantren Kilat tahun ini tidak hanya sekadar formalitas. Panitia pelaksana telah menyusun jadwal harian sesuai dengan dengan Panduan yang di edarkan oleh DISDIK provinsi Sulawesi Selatan,jadwal harian yang padat dan berbobot guna memastikan setiap menit yang dilalui siswa bernilai ibadah dan ilmu. Setiap pagi, kegiatan diawali dengan Shalat Dhuha berjamaah dan dzikir yang menciptakan suasana tenang dan fokus sebelum memasuki sesi materi.
Adapun uraian kegiatan mencakup aspek yang sangat luas, antara lain:
Penguatan Literasi Al-Qur’an: Melalui sesi Tahsin, Tadarus, Tajwid Waqaf, hingga Tahfidz & Murajaah untuk memastikan bacaan siswa sesuai dengan kaidah yang benar.
Pendalaman Ibadah Praktis: Materi Fiqih Ibadah yang mengupas tuntas tata cara Thaharah (bersuci), gerakan dan bacaan Shalat, hingga Fiqih Puasa yang relevan dengan problematika remaja masa kini.
Wawasan Kebangsaan & Sosial: Materi Moderasi Beragama menjadi sorotan utama guna membentuk pribadi yang toleran, didampingi dengan Kegiatan Sosial sebagai bentuk nyata pengabdian siswa kepada masyarakat sekitar.
Kolaborasi Narasumber Kompeten
Kesuksesan transfer ilmu dalam kegiatan ini didukung oleh kehadiran para narasumber yang mumpuni dan kompeten di bidangnya. Mereka adalah:
1. Hengki Fajar Fernandes, S.Pd (Nahdlatul Ulama )
2. Fadli Ashari, S.Pd.I (Nahdlatul Ulama)
3. Ardiansyah, S.Pd., M.Pd (BKPRMI Bonto Tiro)
4. Andi Irdayanti, S.Pd (BKPRMI Bonto Tiro)
Kehadiran para pakar dari organisasi keagamaan besar seperti NU dan BKPRMI memberikan warna tersendiri dalam diskusi-diskusi interaktif bersama para siswa.
Puncak khidmat kegiatan terlihat saat Kepala Satuan Pendidikan UPT SMAN 4 Bulukumba memberikan sambutan dan arahan resminya. Dalam arahannya beliau menekankan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab moral untuk mencetak lulusan yang seimbang antara otak dan hati.
“Pesantren Kilat ini adalah ‘laboratorium karakter’ bagi anak-anakku sekalian. Di Aula AM Sapo Dg Pabeta ini, kita tidak hanya belajar tentang hukum-hukum agama, tapi kita sedang membangun fondasi mental. Generasi Sulawesi Selatan yang maju adalah mereka yang memegang teguh identitas keislamannya di satu tangan, dan menguasai teknologi di tangan lainnya,” tegas Kepala Sekolah dalam arahannya.
Beliau juga berpesan agar seluruh materi yang didapatkan selama 5 hari ini diimplementasikan secara konsisten. “Jangan biarkan ilmu ini berhenti di pintu aula. Bawa perubahan ini ke ruang kelas, ke rumah, dan ke tengah masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ardi Anas, S.Pd.I., Gr., selaku Ketua Panitia sekaligus Pembina Pendidikan Agama Islam (PAI), menyampaikan laporan pertanggungjawabannya dengan penuh syukur.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh panitia dan kedisiplinan siswa, seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses. Kami melihat antusiasme yang luar biasa, terutama pada sesi Tahfidz dan Moderasi Beragama. Ini membuktikan bahwa siswa kita memiliki dahaga yang besar akan ilmu agama yang moderat dan menyejukkan,” ujar Ardi Anas.
Kegiatan ini ditutup dengan kegiatan ifthar ( buka puasa bersama ) yang InsyaAllah dilaksanakan sore nanti hingga selesai dan membawa perasaan haru dan optimisme tinggi. SMAN 4 Bulukumba telah membuktikan bahwa pendidikan karakter melalui Pesantren Kilat mampu memberikan makna mendalam, bukan hanya sebagai penggugur kewajiban kurikulum, melainkan sebagai langkah nyata menuju Sulawesi Selatan yang Maju dan Berkarakter. (*)

