JENEPONTO, BataraMedia.id — Suasana duka dan keprihatinan menyelimuti keluarga besar SMKN 3 Jeneponto, Sabtu (8/8/2026). Sebuah kapal latih milik sekolah tersebut terbakar dan mengeluarkan kobaran api besar di kawasan Dermaga Tanrusampe, Kabupaten Jeneponto.
Kapal latih yang digunakan sebagai sarana praktik siswa itu berada di sekolah yang berlokasi di Tamarunang, Jeneponto. Kebakaran tersebut disampaikan oleh Kepala UPT SMKN 3 Jeneponto, Salma.
“Ada satu kapal latih yang terbakar. Dan kami hanya memiliki satu kapal latih,” ujar Salma, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPT SMKN 1 Jeneponto.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.
“Untuk penyebabnya belum diketahui secara pasti. Kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian,” kata Syamsuar, salah seorang guru SMKN 3 Jeneponto.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat yang melintas di sekitar Dermaga Tanrusampe. Selain kapal latih milik SMKN 3 Jeneponto, sebuah kapal nelayan juga dilaporkan ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
Kapal latih yang terbakar merupakan salah satu sarana penting untuk menunjang kegiatan praktik siswa, khususnya peserta didik pada Jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI).
Kapal tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan beberapa tahun lalu dan selama ini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran praktik bagi siswa.
Kebakaran ini tentu menjadi perhatian serius karena kapal latih tersebut merupakan satu-satunya fasilitas kapal praktik yang dimiliki SMKN 3 Jeneponto.
(Budi/PPID Disdik Sulsel)
