BATARAMEDIA.ID, PANGKEP – Kepala Cabang Dinas Wilayah IX Pangkep, Jumain, kembali melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu, 23 Oktober 2024. Kali ini, sekolah yang menjadi sasaran sidak adalah SMAN 1 Pangkep, yang terletak di Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Pangkep.
Sekitar pukul 07.48 WITA, Jumain tiba di salah satu sekolah favorit di Pangkep. Ia memeriksa absensi guru dan menyatakan, “Saya ingin melihat daftar hadir, siapa saja guru yang tidak hadir.” Jumain, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala SMAN 12 dan 2 Pangkep, mendokumentasikan absensi guru dan kemudian bergegas ke kelas XII untuk berinteraksi dengan beberapa guru yang sedang mengajar.
Saat akan meninjau kelas lainnya, Jumain menemukan seorang petugas, Suharti, yang sedang membersihkan toilet. “Saya bersihkan toilet ini setiap hari karena ini merupakan tugas saya di sekolah,” ungkap Suharti, yang juga tenaga honorer kategori 2. Ia menambahkan bahwa pihak sekolah telah menugaskannya untuk menjaga kebersihan toilet dekat kantin miliknya.
Setelah meninjau toilet, Jumain melanjutkan pemantauan ke kelas lain. Ia memberikan motivasi dan strategi kepada siswa di kelas XII, karena guru yang mengajar di kelas tersebut tidak hadir.
Setelah berdiskusi dengan beberapa guru, Jumain menuju ruang kepala sekolah dan disambut oleh Kepala UPT SMAN 1 Pangkep, Syamsul Ardi. “Tadi saya perhatikan absen guru sebelum ke kelas. Banyak yang tidak memperhatikan kehadirannya. Ini perlu menjadi perhatian ke depan. Kehadiran guru adalah salah satu penilaian penting,” ujar Jumain.
Ia juga berpesan agar kehadiran guru dapat dimaksimalkan saat sidak di sekolah-sekolah selanjutnya. “Saya akan datang lagi dan berharap tidak ada kelas kosong karena gurunya tidak hadir,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala UPT SMAN 1 Pangkep, Syamsul Ardi, berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat terhadap absensi guru di sekolahnya. “Kami akan segera mengadakan rapat untuk membahas masalah ini,” kata mantan kepala SMAN 18 Pangkep tersebut.
Sidak yang rutin dilakukan oleh Jumain akan terus berlanjut di sekolah-sekolah lain dalam wilayahnya.
(Dhiams PPID Disdik Sulsel)

