SOPPENG, BataraMedia.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melaksanakan penyuluhan dengan tema “Implementasi Edukasi Gizi dan Pencegahan Anemia Pada Remaja” (INIGENTING) di UPT. SMAN 8 Soppeng. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa dengan tujuan untuk meningkatkan perilaku hidup sehat, terutama dalam memilih makanan yang sehat, serta meningkatkan pengetahuan tentang gizi dan pencegahan anemia. Selain itu, siswa diharapkan dapat memfasilitasi teman-temannya dalam meningkatkan gizi dan mencegah anemia, Jumat 25 Oktober 2024.
Kegiatan ini berlangsung di ruangan multimedia UPT. SMAN 8 Soppeng dan dibuka oleh Hj. Nurdiyah, perwakilan BKKBN. Dalam sambutannya, Hj. Nurdiyah menyampaikan bahwa pemerintah, khususnya BKKBN, memiliki amanah sebagai koordinator percepatan penurunan stunting. Ia menjelaskan bahwa meskipun target penurunan stunting diharapkan mencapai 14% pada tahun 2024, target tersebut masih belum tercapai. Pemerintah berupaya melakukan intervensi gizi spesifik untuk menciptakan kesehatan ideal, terutama bagi remaja yang merupakan calon pasangan dan generasi penerus.
Lukman, S.Pd., M.Pd., Kepala SMAN 8 Soppeng, mendukung program ini dengan mengatakan, “Implementasi edukasi gizi dan pencegahan anemia pada remaja sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang sehat dan berkualitas.”
Selama kegiatan, para peserta disajikan materi interaktif mengenai gizi dan pencegahan anemia. A. Rasyidah Ahmad, S.KM., M.Si., pemateri dari BKKBN, menjelaskan secara rinci mengenai karbohidrat, nutrisi, gizi seimbang, serta dampaknya bagi kesehatan dan perkembangan anak, termasuk upaya pencegahan anemia. Setelah sesi materi, siswa diberikan kesempatan untuk bertanya.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang kesehatan reproduksi remaja, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang perubahan fisik dan psikologis yang terjadi pada masa pubertas serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Kepala UPT. SMAN 8 Soppeng, Lukman, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi inisiatif BKKBN. “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini dan berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkala agar siswa kami semakin memahami pentingnya pencegahan anemia,” ujarnya.
Dengan adanya penyuluhan “INIGENTING”, diharapkan para siswa di SMAN 8 Soppeng dapat tumbuh menjadi generasi muda yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas, serta dapat berkontribusi pada pembangunan bangsa dan negara.

