TAKALAR, BataraMedia.id – Debat calon ketua OSIS di SMAN 10 Takalar yang berlangsung pada hari Selasa, 12 November 2024, diikuti oleh tiga kandidat, yaitu:
1. Muhammad Iksan dari kelas XI IPS 1,
2. Randi dari kelas XI IPA 2,
3. Muhammad Adi Nugraha dari kelas XI IPS 2.
Acara ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMAN 10 Takalar, Drs. Muhammad Abbas, yang memberikan apresiasi atas antusiasme siswa dalam memilih calon pemimpin OSIS mereka. Dalam sambutannya, Drs. Muhammad Abbas menyatakan bahwa debat ini merupakan salah satu bentuk pendidikan demokrasi, yang bertujuan untuk melatih siswa dalam berpendapat, menghargai perbedaan, dan berpikir kritis.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi oleh masing-masing kandidat. Muhammad Iksan menekankan pentingnya pengembangan kreativitas dan keberagaman kegiatan di sekolah, sementara Randi memprioritaskan peningkatan fasilitas dan kesejahteraan siswa. Sementara itu, Muhammad Adi Nugraha mengusung program peningkatan prestasi akademik dan keterampilan siswa sebagai bagian dari pembentukan karakter yang unggul.
Debat berjalan dengan penuh antusias, di mana setiap kandidat diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari panel juri serta pertanyaan langsung dari para siswa yang hadir. Masing-masing kandidat menunjukkan kemampuan berbicara di depan umum serta visi mereka untuk masa depan OSIS yang lebih baik.
Di akhir sesi debat, para peserta diberi kesempatan untuk memberikan closing statement. Para siswa yang hadir pun terlihat sangat antusias dan aktif memberikan dukungan kepada kandidat pilihan mereka.
Acara debat ini diharapkan dapat memberikan gambaran jelas kepada seluruh siswa mengenai siapa calon pemimpin yang paling tepat untuk mengemban tugas sebagai Ketua OSIS di SMAN 10 Takalar. Selanjutnya, pemilihan ketua OSIS akan dilaksanakan pada tanggal 14 November 2024, di mana seluruh siswa akan diberikan hak suara untuk menentukan pemimpin yang mereka anggap paling layak.
Dengan adanya debat ini, diharapkan para siswa tidak hanya memilih berdasarkan popularitas, tetapi juga berdasarkan visi, misi, dan kapasitas dari calon ketua OSIS yang akan memimpin mereka dalam kegiatan organisasi selama setahun ke depan.

