Close Menu
Batara MediaBatara Media
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Advertorial
    • Budaya
    • Aktivis
    • Hiburan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita
  • Hukum
  • Info Desa
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI-POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Disdik Sulsel Siapkan Bimbingan Belajar TKA 2026 melalui Program Live Smart School

September 4, 2026

Silaturahim RKGB Baruga Sulawesi di Kab. Buton, Perkuat Langkah Pembentukan Kepengurusan di Sulawesi Tenggara

September 2, 2026

Disdik Sulsel Perpanjang Penerapan WFH dan WFA bagi ASN

Agustus 31, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Disdik Sulsel Siapkan Bimbingan Belajar TKA 2026 melalui Program Live Smart School
  • Silaturahim RKGB Baruga Sulawesi di Kab. Buton, Perkuat Langkah Pembentukan Kepengurusan di Sulawesi Tenggara
  • Disdik Sulsel Perpanjang Penerapan WFH dan WFA bagi ASN
  • SPM Pendidikan Sulsel 2025 Turun 0,14 Persen, Mayoritas Sekolah Tetap Berkategori Baik
  • Mustakim Tegaskan Dapodik sebagai Jantung Sekolah, Data Valid Jadi Dasar Kebijakan Pendidikan
  • Kabid SMK Tekankan Pentingnya Dapodik, Kadis Pendidikan Sulsel: Data Valid Jadi Dasar Perencanaan Pendidikan
  • Peserta Bimtek Dapodik Antusias Dalami Materi Sarana dan Prasarana
  • Kadisdik Sulsel Tekankan Sekolah Benahi Dapodik untuk Mendukung Pemerataan Bantuan Pendidikan
Facebook X (Twitter) Instagram
Batara MediaBatara Media
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Advertorial
    • Budaya
    • Aktivis
    • Hiburan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita
  • Hukum
  • Info Desa
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI-POLRI
Batara MediaBatara Media
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita
  • Hukum
  • Info Desa
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI-POLRI
Home»Berita»Diduga Jadi Korban Carut-Marut SPMB Sulsel, Siswa Bernilai Lebih Tinggi Justru Gagal Lulus
Berita

Diduga Jadi Korban Carut-Marut SPMB Sulsel, Siswa Bernilai Lebih Tinggi Justru Gagal Lulus

Batara MediaBy Batara MediaJuli 5, 20261 ViewsTidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Email Telegram Copy Link
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Bataramedia.id, Makassar – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan kembali menuai sorotan. Seorang calon murid, Nayirah Khadifah, diduga menjadi korban ketidakjelasan sistem setelah dinyatakan tidak lulus di dua sekolah pilihannya, yakni SMAN 1 Maros dan SMAN 3 Maros, meski memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding sejumlah peserta yang justru dinyatakan lulus.

Orang tua Nayirah, Syakaria, mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Sulsel pada Sabtu, 4 Juli 2026, untuk mengajukan sanggahan atas hasil pengumuman SPMB jalur akademik. Namun, setibanya di kantor Disdik Sulsel, ia mengaku kecewa karena tidak mendapatkan pelayanan.

“Hari ini tidak ada pelayanan karena hari Sabtu,” kata seorang petugas keamanan Disdik Sulsel.

Syakaria mengaku sebelumnya telah menyampaikan keberatan ke pihak sekolah, namun diarahkan ke Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Makassar. Saat mendatangi Cabang Dinas, kantor juga dalam keadaan tutup sehingga ia melanjutkan pengaduan ke Disdik Sulsel.

“Kami sudah coba komplain di sekolah, tetapi diarahkan ke Cabdis. Saat ke Cabdis juga tutup, sehingga kami datang ke Disdik untuk menyanggah hasil pengumuman,” ujarnya.

Menurut Syakaria, kejanggalan terlihat saat membandingkan hasil pengumuman di kedua sekolah. Putrinya memperoleh skor 488,83, sementara pada pengumuman SMAN 3 Maros sebagai pilihan kedua, peserta yang berada pada urutan pertama yang dinyatakan lulus justru memiliki skor 488,44, disusul puluhan peserta lain dengan skor yang lebih rendah.

“Ini tentu aneh. Anak saya memiliki skor 488,83 tetapi tidak lulus, sementara banyak peserta dengan nilai di bawah itu justru dinyatakan lulus. Karena itu kami datang untuk menyanggah, tetapi kembali harus menelan kekecewaan,” katanya.

Ia juga menyesalkan mekanisme masa sanggah yang hanya berlangsung selama dua hari, bertepatan pada Sabtu dan Minggu, ketika sebagian besar layanan pengaduan tidak beroperasi.

“Waktu sanggah hanya dua hari, Sabtu dan Minggu. Kami ingin menyampaikan keberatan, tetapi pelayanan tidak tersedia. Bagaimana masyarakat bisa memperoleh keadilan jika kondisi seperti ini terjadi?” ujarnya.

Syakaria berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dan putrinya memperoleh hak sesuai hasil perolehan nilainya.

Menanggapi persoalan itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I yang diwakili Kasi SMK Cabdis I Makassar–Maros, Hamran, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Siap, saya sampaikan kepada SMAN 3 Maros untuk diselesaikan dan masih diupayakan jalan keluarnya,” tulis Hamran melalui pesan singkat.

Sementara itu, staf Disdik Sulsel yang juga terlibat dalam panitia SPMB, Mulyama Tanjung, mengatakan dirinya hanya menjalankan tugas sesuai kewenangannya.

“Saya harus bertindak sesuai tugas dan posisi saya sebagai staf. Saya sudah membantu meneruskan kepada pengambil kebijakan. Saya bukan bagian pengaduan dan bukan pemberi solusi,” tulisnya melalui pesan singkat.

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 3 Maros, Didik Muhyari, menjelaskan persoalan tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolahnya. Menurutnya, pada awal proses seleksi, skor batas minimal yang diperkirakan diterima di SMAN 1 Maros adalah 488,83, sehingga SMAN 3 Maros menetapkan batas penerimaan mulai 488,44 hingga 482,39.

Namun, dalam proses selanjutnya, kata Didik, terjadi perubahan batas minimal kelulusan di SMAN 1 Maros tanpa koordinasi dengan SMAN 3 Maros hingga penetapan hasil akhir pada 2 Juli 2026. Akibatnya, terdapat calon murid dengan skor 488,83 yang tidak tertampung di sekolah pilihan pertama maupun kedua.

“Karena itu persoalan ini tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada SMAN 3 Maros,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala SMAN 1 Maros, Takbir, menjelaskan bahwa skor terendah peserta yang diterima melalui jalur prestasi akademik di sekolahnya adalah 488,92.

“Artinya yang bersangkutan memang tidak lolos di pilihan pertama, tetapi seharusnya berpeluang diterima di pilihan kedua, yakni SMAN 3 Maros. Soal teknis mengapa tidak terakomodasi di sekolah pilihan kedua, saya juga kurang memahami,” tulisnya melalui WhatsApp.

Mengenai dugaan perubahan skor kelulusan, Takbir menegaskan bahwa sepengetahuannya tidak pernah terjadi perubahan hasil perangkingan.

Sebagai informasi, Nayirah Khadifah merupakan alumni SMP Islam Terpadu Insan Cendekia Madani, Mandalle, Kabupaten Pangkep. Saat ini ia berdomisili bersama orang tuanya di salah satu kompleks perumahan di Maccopa, Kabupaten Maros.

Kasus ini memunculkan pertanyaan mengenai transparansi, sinkronisasi data, dan mekanisme koordinasi dalam pelaksanaan SPMB Sulawesi Selatan. Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan penjelasan serta solusi yang adil agar tidak ada calon murid yang dirugikan akibat persoalan administratif maupun sistem.

SPMB 2026
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email Copy Link

Berita Lainnya:

Ibu Helmi Viral Usai Penertiban, Dapat Bantuan Gubernur Sulsel

Juni 12, 2026

KISRUH PENGUNDURAN DIRI KEPALA SEKOLAH DI SULSEL DINILAI CACAT PROSEDUR DAN BERPOTENSI MELANGGAR ATURAN

Juni 4, 2026

Siswa Kelas X TKPI SMKN 9 Makassar “Jokka-jokka” ke BBPVP, Dalami Permesinan dan Teknologi Perkapalan

Mei 6, 2026
Top Posts

Putra Jampea Selayar Raih Kursi Ke 5 di DPRD Gowa

Maret 5, 20241,168

Kadis Pendidikan Keluarkan Edaran Seleksi Calon Kepala Sekolah

September 11, 20241,020

Lembaga Adat Kesultanan Buton (LAKB) Sambut Kunjungan Silaturrahim Adat 4 Raja Barata, Dan Menggelar Musyawarah Adat Bahas Penetapan Sultan Buton

Mei 6, 2024658

HM Akib Patta Tokoh, Pemimpin dan Pemersatu Rakyat Selayar

November 29, 2023561
Don't Miss

Disdik Sulsel Siapkan Bimbingan Belajar TKA 2026 melalui Program Live Smart School

Pendidikan September 4, 2026

Makassar, BataraMedia.id — Dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026, Dinas Pendidikan Sulawesi…

Silaturahim RKGB Baruga Sulawesi di Kab. Buton, Perkuat Langkah Pembentukan Kepengurusan di Sulawesi Tenggara

September 2, 2026

Disdik Sulsel Perpanjang Penerapan WFH dan WFA bagi ASN

Agustus 31, 2026

SPM Pendidikan Sulsel 2025 Turun 0,14 Persen, Mayoritas Sekolah Tetap Berkategori Baik

Agustus 27, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

PENERBIT: PT RAJA BATARA GAU

Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Disdik Sulsel Siapkan Bimbingan Belajar TKA 2026 melalui Program Live Smart School

September 4, 2026

Silaturahim RKGB Baruga Sulawesi di Kab. Buton, Perkuat Langkah Pembentukan Kepengurusan di Sulawesi Tenggara

September 2, 2026

Disdik Sulsel Perpanjang Penerapan WFH dan WFA bagi ASN

Agustus 31, 2026
Most Popular

Putra Jampea Selayar Raih Kursi Ke 5 di DPRD Gowa

Maret 5, 20241,168

Kadis Pendidikan Keluarkan Edaran Seleksi Calon Kepala Sekolah

September 11, 20241,020

Lembaga Adat Kesultanan Buton (LAKB) Sambut Kunjungan Silaturrahim Adat 4 Raja Barata, Dan Menggelar Musyawarah Adat Bahas Penetapan Sultan Buton

Mei 6, 2024658
Copyright @ 2026 Bataramedia.id All right reserved
  • Contact
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.