Close Menu
Batara MediaBatara Media
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Advertorial
    • Budaya
    • Aktivis
    • Hiburan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita
  • Hukum
  • Info Desa
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI-POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Prof. Andi Alim: “Kesehatan Adalah Persoalan Keadilan, Bukan Sekadar Persoalan Penyakit”

Juni 22, 2026

Ibu Helmi Viral Usai Penertiban, Dapat Bantuan Gubernur Sulsel

Juni 12, 2026

Disdik Sulsel Gelar Bimtek Penatausahaan Pengelolaan Dana BOSP

Juni 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Prof. Andi Alim: “Kesehatan Adalah Persoalan Keadilan, Bukan Sekadar Persoalan Penyakit”
  • Ibu Helmi Viral Usai Penertiban, Dapat Bantuan Gubernur Sulsel
  • Disdik Sulsel Gelar Bimtek Penatausahaan Pengelolaan Dana BOSP
  • Hari Jadi 23 Tahun Luwu Timur, Gubernur Dorong Pembangunan
  • Pemprov Sulsel Kembali Raih WTP, Andi Sudirman Tegaskan Komitmen Jaga Kepercayaan Publik
  • Terkait Isu Kepala Sekolah Mundur, Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Dilakukan untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan
  • KISRUH PENGUNDURAN DIRI KEPALA SEKOLAH DI SULSEL DINILAI CACAT PROSEDUR DAN BERPOTENSI MELANGGAR ATURAN
  • Disdik Sulsel Lakukan Evaluasi Penguatan Kinerja Kepsek
Facebook X (Twitter) Instagram
Batara MediaBatara Media
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Advertorial
    • Budaya
    • Aktivis
    • Hiburan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita
  • Hukum
  • Info Desa
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI-POLRI
Batara MediaBatara Media
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita
  • Hukum
  • Info Desa
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI-POLRI
Home»Daerah»Prof. Andi Alim: “Kesehatan Adalah Persoalan Keadilan, Bukan Sekadar Persoalan Penyakit”
Daerah

Prof. Andi Alim: “Kesehatan Adalah Persoalan Keadilan, Bukan Sekadar Persoalan Penyakit”

Batara MediaBy Batara MediaJuni 22, 20262 ViewsTidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Email Telegram Copy Link
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Bataramedia.id, Palopo, 20 Juni 2026 – Sebuah gagasan kritis tentang hubungan antara kesehatan dan keadilan sosial mengemuka dalam Sidang Senat Terbuka Universitas Mega Buana Palopo yang mengukuhkan Prof. Dr. Andi Alim, S.KM., M.Kes sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Sosiologi Kesehatan Masyarakat. Melalui orasi ilmiah bertajuk “Transformasi Sosial, Kesehatan, dan Keadilan: Membangun Paradigma Sosiologi Kesehatan yang Emansipatoris dan Transformatif,” Prof. Andi Alim menegaskan bahwa kesehatan harus dipahami sebagai bagian dari perjuangan mewujudkan keadilan sosial.

Dalam orasinya, Prof. Andi Alim menyampaikan bahwa selama beberapa dekade pembangunan kesehatan di berbagai negara, termasuk Indonesia, lebih banyak menitikberatkan pada pendekatan biomedis yang berfokus pada penyakit, pelayanan kesehatan, dan teknologi medis. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor sosial seperti kemiskinan, pendidikan, pekerjaan, lingkungan, budaya, dan kebijakan publik memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap derajat kesehatan masyarakat.

Menurutnya, ketidakadilan sosial sering kali menjadi akar dari berbagai persoalan kesehatan. Masyarakat yang hidup dalam kemiskinan, kelompok yang mengalami marginalisasi sosial, serta komunitas yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber daya pembangunan umumnya memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lain. Karena itu, kesehatan harus dipahami dalam kerangka yang lebih luas sebagai hak sosial yang harus dijamin oleh negara dan diperjuangkan oleh seluruh elemen masyarakat.

Prof. Andi Alim menjelaskan bahwa pandangan tersebut lahir dari perjalanan panjang penelitian yang dilakukannya dalam berbagai isu kesehatan masyarakat. Penelitian mengenai malnutrisi menunjukkan bagaimana sistem pangan dan tekanan ekonomi membentuk perilaku konsumsi keluarga miskin. Kajian tentang stunting mengungkap pentingnya peran modal sosial dalam mendukung kesehatan keluarga. Sementara penelitian mengenai HIV/AIDS memperlihatkan bagaimana stigma dan diskriminasi dapat memperburuk kondisi kesehatan seseorang.

Ia juga menyoroti berbagai penelitian tentang hubungan antara pengetahuan medis modern dengan pengetahuan lokal, keselamatan dan kesehatan kerja, serta marginalisasi kelompok etnis dalam pembangunan. Seluruh temuan tersebut menunjukkan bahwa masalah kesehatan tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu terkait dengan relasi sosial, budaya, dan politik yang membentuk kehidupan masyarakat.

Sebagai respons terhadap berbagai tantangan tersebut, Prof. Andi Alim memperkenalkan Paradigma Emansipatoris Sosiologi Kesehatan, sebuah model pemikiran yang menempatkan kesehatan sebagai hasil interaksi antara struktur sosial, relasi kuasa, budaya, modal sosial, dan proses pemberdayaan masyarakat. Paradigma ini menekankan pentingnya transformasi sosial sebagai jalan untuk mewujudkan kesehatan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Dalam paradigma yang ditawarkannya, masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan kesehatan, melainkan sebagai aktor utama yang memiliki kapasitas untuk mengidentifikasi masalah, menentukan solusi, dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, pembangunan kesehatan tidak hanya menghasilkan perubahan pada indikator kesehatan, tetapi juga memperkuat kemandirian dan kapasitas sosial masyarakat.

Prof. Andi Alim juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong perubahan sosial melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi instrumen yang mampu mengurangi ketimpangan sosial serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara luas.
Pada bagian akhir orasinya, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya diukur dari jumlah rumah sakit yang dibangun atau teknologi yang digunakan, tetapi dari kemampuan sistem kesehatan untuk menghadirkan keadilan bagi seluruh warga negara. “Pembangunan kesehatan yang berhasil bukanlah pembangunan yang hanya membangun rumah sakit, tetapi pembangunan yang memanusiakan manusia,” tegasnya.

Pengukuhan Prof. Dr. Andi Alim sebagai Guru Besar menjadi tonggak penting bagi pengembangan ilmu Sosiologi Kesehatan di Indonesia. Melalui gagasan yang ditawarkannya, ia berharap lahir pendekatan-pendekatan baru yang mampu menjembatani ilmu kesehatan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, lebih berdaya, dan lebih berkeadilan.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email Copy Link

Berita Lainnya:

SMAN 2 Pare-Pare Potong 5 Sapi Kurban

Mei 27, 2026

Pengawas Pantau UKK di SMKN 1 Pangkep

Maret 31, 2026

Sambut Ramadhan Kospala SMAKIND UPT SMAN 12 Bulukumba Bersih-Bersih Masjid

Februari 18, 2026
Top Posts

Putra Jampea Selayar Raih Kursi Ke 5 di DPRD Gowa

Maret 5, 20241,168

Kadis Pendidikan Keluarkan Edaran Seleksi Calon Kepala Sekolah

September 11, 20241,020

Lembaga Adat Kesultanan Buton (LAKB) Sambut Kunjungan Silaturrahim Adat 4 Raja Barata, Dan Menggelar Musyawarah Adat Bahas Penetapan Sultan Buton

Mei 6, 2024658

HM Akib Patta Tokoh, Pemimpin dan Pemersatu Rakyat Selayar

November 29, 2023561
Don't Miss
Daerah

Prof. Andi Alim: “Kesehatan Adalah Persoalan Keadilan, Bukan Sekadar Persoalan Penyakit”

Daerah Juni 22, 2026

Bataramedia.id, Palopo, 20 Juni 2026 – Sebuah gagasan kritis tentang hubungan antara kesehatan dan keadilan…

Ibu Helmi Viral Usai Penertiban, Dapat Bantuan Gubernur Sulsel

Juni 12, 2026

Disdik Sulsel Gelar Bimtek Penatausahaan Pengelolaan Dana BOSP

Juni 11, 2026

Hari Jadi 23 Tahun Luwu Timur, Gubernur Dorong Pembangunan

Juni 9, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

PENERBIT: PT RAJA BATARA GAU

Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Prof. Andi Alim: “Kesehatan Adalah Persoalan Keadilan, Bukan Sekadar Persoalan Penyakit”

Juni 22, 2026

Ibu Helmi Viral Usai Penertiban, Dapat Bantuan Gubernur Sulsel

Juni 12, 2026

Disdik Sulsel Gelar Bimtek Penatausahaan Pengelolaan Dana BOSP

Juni 11, 2026
Most Popular

Putra Jampea Selayar Raih Kursi Ke 5 di DPRD Gowa

Maret 5, 20241,168

Kadis Pendidikan Keluarkan Edaran Seleksi Calon Kepala Sekolah

September 11, 20241,020

Lembaga Adat Kesultanan Buton (LAKB) Sambut Kunjungan Silaturrahim Adat 4 Raja Barata, Dan Menggelar Musyawarah Adat Bahas Penetapan Sultan Buton

Mei 6, 2024658
Copyright @ 2026 Bataramedia.id All right reserved
  • Contact
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.