MAKASSAR, BataraMedia,Id — Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel menggelar kegiatan Penulisan Soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BBPMP Sulsel, Selasa (22/9/2026), dan dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (26/9/2026).
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Dr. Rudi dari BBPMP Sulsel. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa para guru yang hadir merupakan guru terpilih dari ribuan guru yang ada di Sulawesi Selatan dan dipercaya untuk menjalankan tugas menyiapkan soal TKA.
“Tes tahun ini akan menjadi alat evaluasi, baik terhadap sekolah maupun pemerintah daerah. Tes juga akan menjadi alat evaluasi sistem, termasuk bagaimana ketercapaian standar kelulusan,” paparnya.
Mewakili Dinas Pendidikan Sulsel, Kasubag TU PTIK Ihsan Sanusi menegaskan bahwa kualitas soal harus benar-benar teruji. Setiap butir soal, kata dia, harus mampu mengukur tingkat kemampuan berpikir peserta didik sesuai dengan jenjang pendidikannya.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 123 peserta, yang terdiri atas 96 penulis dan penelaah soal TKA dari 24 kabupaten/kota, 13 orang panitia, empat fasilitator pusat, serta dua fasilitator dari BBPMP Sulsel.
Ketua Panitia, Andi Tamrin dari Disdik Sulsel, menjelaskan bahwa dari 96 penulis dan penelaah soal tersebut, sebanyak 48 orang berasal dari jenjang SD dan 48 orang dari jenjang SMP.
Para guru peserta merupakan perwakilan dari mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.
Selama lima hari, para peserta akan bersinergi untuk menyusun, menelaah, serta menganalisis setiap butir soal yang nantinya digunakan dalam pelaksanaan TKA bagi siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP.
Proses tersebut dilakukan secara cermat agar soal yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, sesuai dengan kompetensi yang diukur, serta mampu memberikan gambaran terhadap kemampuan akademik peserta didik.
Dari seluruh rangkaian kegiatan, para peserta diharapkan dapat menghasilkan perangkat soal TKA yang berkualitas dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan kegiatan selama lima hari tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan dan BBPMP Sulsel. Disdik Sulsel menanggung biaya perjalanan dinas peserta dan fasilitator pusat, uang harian, transportasi panitia, serta honorarium fasilitator.
Sementara itu, BBPMP Sulsel menanggung akomodasi dan konsumsi peserta selama kegiatan berlangsung.
(Budi/PPID Disdik Sulsel)

